Rabu, 27 April 2011

wedding organizer di bogor

terie organizer

MESIN RACIK UANG KERTAS (MRUK)


Mesin peracik adalah suatu perangkat mesin racik untuk segala benda yang terbuat dari kertas, karton, plastik, logam lunak seperti aluminium, tembaga dan sejenisnya dengan kemampuan yang tinggi.
 Perangkat ini bisa digunakan sebagai peracik dengan hasil butir-butir hancuran yang sangat kecil. Besarnya butir-butir hancuran ini tergantung dari filter yang dipasang.
Mesin ini sangat baik digunakan untuk menghancurkan dokumen yang sudah tak terpakai, uang kertas yang telah lusuh, dan lain-lain keperluan pemusnahan kertas-kertas penting yang tidak berguna.
Mesin ini terdiri dari empat unit yaitu:
1.  Unit penampung dan pengumpan
Unit ini berfungsi sebagai penampung untuk benda-benda yang akan diracik dan sebagai pengumpan bagi unit peracik. Unit ini dihubungkan dengan unit peracik oleh unit ban berjalan (conveyor).
Unit ini terdiri dari:
a.       Sebuah kotak kaca yang tahan pecah ukuran 1x1x1 meter yang dapat menampung maksimal 400 brood uang kertas. Kotak kaca ini disebut unit penampung.
a.       Pada bagian atas terdapat penutup juga dari kaca tahan pecah, yang dapat dibuka dan ditutup dengan menggunakan tuas yang dipasang pada bagian samping kotak kaca. Membuka dan menutup kotak kaca ini hanya bisa dilakukan dengan cara manual.
b.      Bagian bawah kotak kaca (unit penampung) terdapat bentuk yang menyerupai corong segi empat yang disebut unit pengumpan. Bagian atas dari unit pengumpan ini terdapat penutup yang menyerupai meja yang dapat digerakkan untuk menutup atau membuka unit pengunpan ini. Gerakan menutup dan membuka dari penutup ini dapat dilakukan secara otomatis atau manual. Penutup ini dinamakan sliding table. Gerakan menutup atau membuka dari penutup ini dimaksudkan untuk mengatur banyaknya uang kertas yang dikirim untuk dihancurkan pada unit peracik melalui unit berjalan. Untuk menggerakkan penutup ini digunakan motor tiga phase.
2.      Unit Ban Berjalan (conveyor)
Unit ban berjalan berfungsi sebagai unit penghubung antara unit penampung dan pengumpan dengan unit peracik. Melalui unit ini   benda-benda yang akan diracik diangkut dari unit penampung dan pengumpan kedalam unit peracik.
Unit ban berjalan (conveyor) terdiri dari:
a.       Penutup dari kaca. Penutup ini berbentuk batang persegi empat yang panjangnya kira-kira 2,3 meter.
b.      Didalam penutup pada poin a, terpasang ban berjalan (conveyor) yang berguna untuk mengangkut barang-barang yang akan dihancurkan pada unit peracik. Ban berjalan ini terbuat dari sejenis karet yang khusus dibuat untuk keperluan tersebut. Pada masing-masing ujungknya dipasang roller untuk menggerakkan ban berjalan tersebut.
c.       Motor listrik tiga phase digunakan untuk memutar roller yang akan menggerakkan ban berjalan pada poin b.
d.      Pada unit ban berjalan ini ditempatkan juga sebuah motor listrik tiga phase yang digunakan untuk menggetarkan unit penampung dan pengumpan guna memperlancar proses pekerjaan unit ini. Motor listrik ini disebut motor penggetar (motor vibrator).
                                                         Gambar 10
                                                  Unit Ban Berjalan
                           scan0013.jpg


3.  Unit peracik
Unit peracik berfungsi sebagai peracik untuk benda-benda yang telah ditampung dalam unit penampung dan pengumpan.
Benda-benda tersebut diangkut oleh unit ban berjalan. Proses peracikan yang dilaksanakan dalam unit ini dilaksanakan sampai pada           butiran-butiran yang amat kecil dan besarnya butir-butiran hasil peracikan dapat ditentukan sesuai ukuran filter (saringan) yang dipasang.
Unit ini terdiri atas:
a.       Kotak penampung. Di dalam kotak ini ditampung barang-barang atau uang kertas yang akan dihancurkan. Pada bagian bawah dari kotak ini terdapat pisau peracik yang berputar dan akan meracik semua macam barang yang masuk kedalam kotak penampung yang ada tepat diatasnya.
b.      Baut penahan pada waktu unit ini ditutup. Baut ini berguna untuk pengamanan pada waktu unit ini beroperasi.
c.       Motor listrik tiga phase yang berfungsi menggerakkan seluruh unit pisau-pisau pemotong (cutting head unit).
d.      Kotak pengontrol (terminal control box) digunakan tempat terminal listrik guna penyambungan atau pemeriksaan listrik.
e.       Tombol yang akan bekerja secara otomatis kalau terjadi kelebihan beban (overload switch).
f.       Tuas pengaman pada waktu unit pisau-pisau pemotong (cutting head) diangkat. Berfungsi sebagai pengaman mekanik.
g.      Switches untuk pengaman pada waktu unit pisau-pisau pemotong (cutting head) dibuka. Berfungsi sebagai pengaman elektronik.
h.      Lobang pengeluaran (output) dari hasil peracikan yang akan dihubungkan ke unit penghisap. Lobang pengeluaran ini ada dua yaitu di kiri dan di kanan unit ini.
i.        Tempat mengisi minyak pelumas untuk poros (as) pisau pemotong.
j.        Saringan (filter) untuk menentukan besarnya butir-butir hasil peracikan. Untuk menghasilkan hasil peracikan dengan butir-butir tertentu harus digunakan saringan (filter) dengan ukuran tertentu pula.
Gambar 11
Unit Peracik

4.   Unit penghisap (dust collector)
Unit penghisap ini sebagai penampung terakhir dari hasil peracikan yang telah dikerjakan oleh unit peracik. Unit penghisap ini dilengkapi dengan alat yang bernama ”Auto Damper” yang berguna pada waktu penggantian kantong plastik penampung yang sudah penuh dengan kantong baru yang kosong, sehingga dalam proses penggantian ini mesin tak perlu berhenti. Dengan demikian perangkat mesin peracik ini dapat dioperasikan secara terus-menerus.
Unit penghisap ini terdiri dari:
a.       Kantong plastik berukuran diameter 70 cm dan panjang 130 cm, digunakan untuk menampung hasil peracikan. Kantong ini digunakan dua buah.
b.      Pipa dengan diameter tiga inchi digunakan sebagai penghubung antara unit peracik dengan unit penghisap (dust collector) sebagai penampung terakhir. Pipa penghubung ini jangan dipasang terlalu panjang dan dalam pemasangannya jangan terlalu banyak      berbelok-belok yang dapat mengakibatkan penumpukan (stagnasi) hasil peracikan pada tikungan atau belokan tersebut, sehingga dapat mengurangi daya sedot unit penghisap.
c.       Pemasangan kantong plastik harus baik dan rapi. Jangan memasang kantong plastik yang bocor atau robek, karena dapat mengakibatkan hasil peracikan dan debu menyembur keluar melalui bocoran tersebut.
d.      Pada waktu mengganti kantong plastik yang telah penuh, disarankan memakai pelindung debu (masker debu) untuk melindungi hidung dan mulut, karena pada waktu mengganti kantong plastik ini kemungkinan akan tersembur keluar debu dari hasil proses peracikan.
e.       Saringan udara (filter udara) yang ada pada unit penghisap harus dibersihkan paling lama setiap mesin menghancurkan uang kertas sebanyak 30.000.000 lembar atau sebanyak lebih kurang 30.000 brood atau sesudah mesin beroperasi selama 150 jam kerja   (operating hours).
f.       Pada unit penghisap ini dibagian atas kantong plastik penampung racikan terdapat alat kontrol (sensor) elektronik yang berguna untuk mengontrol/memonitor keadaan kantong plastik itu. Apabila kantong plastik penampung hasil racikan sudah penuh, maka alat kontrol/monitor ini secara otomatis akan mematikan operasi mesin peracik.
Dalam pengoperasiannya, mesin ini dapat dilaksanakan secara otomatis maupun secara manual tergantung dari jumlah dan macam benda yang akan dihancurkan, sehingga keandalan (performance) dan daya guna (efficiency) nya sangat tinggi.
                                                        Gambar 12
                                                   Unit penghisap


                                                       
                                                        Gambar 13
                                                    Unit penghisap








Cara mengoperasikan mesin peracik:
1.   Persiapan:
1.1. Isilah unit penampung dan pengumpan dengan barang-barang atau uang kertas sebelum mesin dijalankan.
1.2. Periksalah kantong-kantong plastik apakah telah terpasang dengan baik dan rapi pada tempatnya di unit penghisap.
1.3. Periksalah apakan unit penampung dan pengumpan, unit ban berjalan, dan unit peracik sudah dalam keadaan siap semua untuk dioperasikan.
1.4. Periksa apakah tenaga listrik sudah masuk dan siap untuk digunakan dengan memperhatikan tiga buah lampu indikator. Kalau tenaga listrik sudah siap untuk digunakan, maka ketiga lampu indikator ini harus menyala.
1.5. Pilih posisi ”Sakelar kunci” (key switch) pada posisi yang diinginkan.
1.5.1. Kalau dipilih pada posisi ”Auto” maka kunci harus diputar kekiri dan lampu indikator ”Auto” akan menyala.
1.5.2.   Kalau dipilih pada posisi ”Manual” maka kunci harus diputar  kekanan dan lampu indikator ”Manual” akan menyala.
2.   Pengoperasian:
2.1. Mesin peracik beroperasi pada posisi ”Auto” (posisi key switch ke kiri) lampu indikator ”Auto” menyala.
2.1.1. Untuk memulai pengoperasian, tekan tombol ”Start” motor unit peracik dan motor unit penghisap akan bekerja dan lampu indikator ”Operation”, ”Cutting head”, ”Vacuum” semua akan menyala.
2.1.2. Beberapa saat kemudian maka motor unit ban berjalan dan motor penggetar akan berputar. Lampu indikator conveyor menyala. Motor ban berjalan ini akan berputar menggerakkan ban berjalan (conveyor) sesuai kemampuan unit peracik.
Kalau unit peracik dalam keadaan penuh, maka motor unit ban berjalan akan dimatikan secara otomatis dan akan dihidupkan kembali secara otomatis kalau kondisi unit peracik sudah dapat diisi kembali.
2.1.3. Menyusul kemudian motor pembuka tutup meja            (sliding table) pada unit penampungan dan pengumpan akan berputar dan lobang pengumpan akan membuka secara perlahan-lahan.
2.1.4. Apabila kantong plastik pada unit penghisap sudah penuh maka secara otomatis mesin akan berhenti dan akan tetap berhenti sebelum kantong plastik diganti.
2.1.5. Dalam proses penggantian kantong plastik penampung bila sudah penuh, dianjurkan untuk memakai penutup hidung dan mulut (masker) karena dalam proses penggantian ini kemungkinan ada bocoran debu atau hasil penghancuran yang tersembur keluar.
2.1.6. Untuk melanjutkan operasi setelah mengganti kantong plastik penampung, tekanlah kembali tombol ”Start”, maka mesin akan beroperasi kembali seperti semula.
2.1.7. Apabila pekerjaan sudah selesai, dengan kondisi unit penampung dan pengumpan sudah kosong, unit ban berjalan sudah kosong, dan unit peracikan juga sudah kosong, serta sliding table sudah menutup kembali, maka mesin peracik ini dapat dimatikan dengan menekan tombol ”Stop”.        Dengan menekan tombol ini, maka seluruh unit mesin peracik akan berhenti serentak dan mesin ini kembali dalam keadaan ”Full stop”.
2.2. Mesin peracik beroperasi pada posisi ”Manual” (posisi key switch ke kanan) lampu indikator ”Manual” menyala.
2.2.1. Untuk memulai pengoperasian, tekan tombol ”Start” maka motor unit peracik dan motor unit penghisap akan bekerja, lampu indikator ”Operation”, ”Cutting head”, ”Vacuum” akan menyala.
2.2.2. Selanjutnya untuk menghidupkan unit-unit lainnya harus menggunakan tombol-tombol yang telah tersedia. Yaitu tombol conveyor untuk menghidupkan unit ban berjalan, tombol pembuka tutup meja (sliding table open) dan tombol penutup tutup meja (sliding table close) pada unit penampung dan pengumpan. Tombol-tombol ini baru berfungsi kalau ditekan, jika dilepas fungsinya berhenti. Jadi kalau tombol ini ditekan, motor akan hidup dan jika dilepas motor akan berhenti (push bottom switch). Lampu indikator conveyor akan mengikuti kerjanya tombol tersebut.
2.2.3. Walaupun mesin peracik beroperasi dalam kondisi manual, kalau unit peracik dalam keadaan penuh (overloaded) maka secara otomatis unit ban berjalan akan berhenti dan tombol conveyor tidak dapat berfungsi sampai unit peracik kembali dalam keadaan normal lagi.
2.2.4. Apabila kantong plastik penampung penuh, maka akan terjadi keadaan yang sama seperti pada kondisi operasi otomatis.
2.2.5. Dalam hal mengganti kantong plastik dilakukan sama seperti pada kondisi operasi otomatis.
2.2.6. Untuk melanjutkan operasi mesin peracik setelah mengganti  kantong plastik penampung, tekanlah tombol ”Start” kembali.
2.2.7. Apabila pekerjaan sudah selesai, tekanlah tombol ”Stop” maka motor-motor pada unit penghancur dan unit penghisap akan berhenti. Semua tombol-tombol tidak dapat berfungsi lagi dan mesin peracik kembali dalam keadaan ”Full stop”.